Mama
Ada nota yang kau tinggalkan
Disaat kau tanggung derita
Setelah sekian lama kau dihina
Oleh manusia yang berhati durja
Mama..
Aku mengerti apa maksudmu
Hancur hatimu dengan sikap mereka
Namun tak mampu engkau untuk bersuara
Kerana ada batas yang perlu dijaga
Mama...
Aku tak mampu melihat saja
Tak tertanggung melihat engkau merana
Kerana engkau yang aku cinta
Aku ku bela nasib dirimu
Mama...
Kasihku padamu
Takkan pudar selamanya
Walau engkau sudah tiada
Masih tergiang suaramu ditelingaku
Mama...
Aku tak mengerti
Kenapa mesti membenci dirimu mama
Apa dosamu pada mereka
Tak henti-henti mereka mengata
Mama...
Engkaulah ibu berhati mulia
Hadirmu umpama bidadari dari surga
Keperibadianmu... kesopananmu...
Cukup terjaga
Mama...
Engkau tak suka bersengketa
Lantas mereka memijak kepala
Melakukan seolah raja
Berkata dusta mainan mereka
Mama...
Walau berkali aku tangisi
Tak mungkin kau akan kembali
Aku tak berdaya mengharungi sendiri
Akan ku cuba untuk membela diri
Mama...
Hanya tuhan yang mengerti
Kau umpama permata dalam diriku
Kau segalanya dalam hidupku
Tanpamu hidupku tak bererti
Mama...
walau dirimu sudah pergi
Aku tak akan berhenti bersuara
Akan ku pastikan kau bahagia
Walaupun engkau tak merasa
Mama...
Pergilah engkau dengan tenang
Bersemadilah dengan kebahagiaan
Dalam rindu ku kirim doa
Dalam doa kita bersua
Ada nota yang kau tinggalkan
Disaat kau tanggung derita
Setelah sekian lama kau dihina
Oleh manusia yang berhati durja
Mama..
Aku mengerti apa maksudmu
Hancur hatimu dengan sikap mereka
Namun tak mampu engkau untuk bersuara
Kerana ada batas yang perlu dijaga
Mama...
Aku tak mampu melihat saja
Tak tertanggung melihat engkau merana
Kerana engkau yang aku cinta
Aku ku bela nasib dirimu
Mama...
Kasihku padamu
Takkan pudar selamanya
Walau engkau sudah tiada
Masih tergiang suaramu ditelingaku
Mama...
Aku tak mengerti
Kenapa mesti membenci dirimu mama
Apa dosamu pada mereka
Tak henti-henti mereka mengata
Mama...
Engkaulah ibu berhati mulia
Hadirmu umpama bidadari dari surga
Keperibadianmu... kesopananmu...
Cukup terjaga
Mama...
Engkau tak suka bersengketa
Lantas mereka memijak kepala
Melakukan seolah raja
Berkata dusta mainan mereka
Mama...
Walau berkali aku tangisi
Tak mungkin kau akan kembali
Aku tak berdaya mengharungi sendiri
Akan ku cuba untuk membela diri
Mama...
Hanya tuhan yang mengerti
Kau umpama permata dalam diriku
Kau segalanya dalam hidupku
Tanpamu hidupku tak bererti
Mama...
walau dirimu sudah pergi
Aku tak akan berhenti bersuara
Akan ku pastikan kau bahagia
Walaupun engkau tak merasa
Mama...
Pergilah engkau dengan tenang
Bersemadilah dengan kebahagiaan
Dalam rindu ku kirim doa
Dalam doa kita bersua








0 comments:
Post a Comment